Membuat Produk Cincin Batok Kelapa

“ Membuat Produk Untuk Berwirausaha ”

Di susun oleh :

 

Nama    : Siti Romlah

Nim     : 110231100091

 

PROGRAM STUDI EKONOMI PEMABANGUNAN

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS TRUNOJOYO

TAHUN 2013

 

 

ü  PRoduknya  adalah Cincin.

Manfaat Produk :

  1. Cincin berguna untuk memperlengkap penampilan seseorang agar lebih keliatan cantik.
  2. Cincin ini juga bermanfaat sebagai suatu simbol ikatan 2 insan manusia yang sedang menjalin satu ikatan.
  3. Cincin ini juga berguna sebagai bahan pajangan di koleksi perhiasan anda yang mempunyai nilai seni.

Kelebihan Produk :

1)      Cincin ini mempunyai nilai seni yang unik hasil dari berbagai perpaduan warna indah dan alami dari bahan baku tempurung kelapa (batok) atai sikat gigi.

Kelemahan Produk :

I.     Cincin ini mudah patah dan terbelah karena terbuat dari bahan alami yang tingkat kerusakannya sangat rendah.

 

Bahan dan alat untuk membuat cincin :

Bahan baku yaitu tempurung kelapa (batok) atau sikat gigi.

Lem alteco.

Ampelas.

Benda tajam berupa silet kecil, pisau, dan golok.

Alat asah (gengsean)

Pensil.

Penggaris.

Kertas buram.

Bulpoin boxy.

Sikat (untuk membersihkan kotoran yang melekat di tempurung kelapa atau batok).

Cara Membuat :

  1. Sketsa gambar cincin dengan pensil yang di inginkan melalui kertas buram, apabila sudah mahir dalam pembuatan cincin tersebut tidak perlu melakukan sketsa (Langkah1).
  2. Temukan bahan baku yaitu batok atau tempurung kelapa dari membuat cincin tersebut, biasanya terdapat di tempat orang (agen) penjual kelapa yang ada di lingkungan sekitar.
  3. Cucilah terlebih dahulu bahan baku tersebut dan gunakan sikat untuk menghilangkan dari kotoran yang pekat dan sulit untuk di hilangkan dengan air.
  4. Pilih bahan yang sesuai dengan keinginan kemudian di potong 10 cm sampai dengan 15 cm menggunakan senjata tajam (golok,pisau dan semacamnya).
  5. Ratakan tempurung kelapa (batok) dengan cara di gosok ke lantai yang kasar dalam proses tersebut sebaiknya menggunakan air agar lebih cepat dalam pemerataan tersebut. Apabila ingin mendapatkan hasil yang lebih cepat dan halus dalam proses pemerataan sebaiknya bahan baku tersebut di gosokkan ke alat pengasah benda tajam yang biasanya di sebut gengsean (Bahasa Madura).
  6. Bahan baku tersebut dalam proses pemerataan akan mengalami kotor kemudian di cuci dan di keringkan secara alami menggunakan sinar matahari.
  7. Bahan baku tersebut di perlukan 3 sampai dengan 5 lapis atau tergantung dengan keinginan apabila menggunakan hanya 2 lapis akan mendapatkan hasil yang kurang bagus (memuaskan) karena tidak ada nilai seni atau tidak bervariasi warna nya misal warna cokelat tua dengan krem saja, kemudian tempelkan bahan baku tersebut yang terdiri dari beberapa lapisan dengan menggunakan lem (alteco).
  8. Bahan baku tersebut sudah terdiri dari beberapa lapisan tempurung kelapa (batok) kemudian harus melalui proses pengkerukan bagian tengah lapisan tersebut dengan menggunakan silet kecil.
  9. Kemudian di ampelas bagian dalam lapisan agar halus dan sesuikan dengan ukuran jari peminat cincin, kemudian bagian luar dari lapisan tersebut di gosokkan lagi ke lantai yang kasar (gengsean) untuk mendapatkan hasil lingkaran.
  10. Apabila ingin mendapatkan hasil yang lebih maksimal anda bisa menambahkan gambar atau tulisan di cincin dengan menggunakan bulpoin boxy kemudian di keringkan terlebih dahulu agar gambar atau tulisan tersebut tidak suram jika untuk melakukan proses akhir.
  11. Percantik tampilan luar cincin dengan memperkilap menggunakan lem alteco, sebaiknya menggunakan lidi agar mudah pemegangan terhadap cincin dalam proses pengkilapan. Hal terpenting dalam proses pengkilapan  tersebut anda tidak boleh melakukan peniupan terhadap  cincin agar warna cincin tidak suram.
  12. Cincin siap di pakai untuk mempercantik jari-jari seseorang dalam kehidupan sehari bahkan cincin bisa menjadi salah satu wirausaha yang kreatif bagi mahasiswa untuk menambah pendapatan individunya.
  13. Apabila ingin menggunakan warna yang lebih kreatif lagi bahan baku tersebut bisa di tambah menggunakan sikat gigi yang tidak di pakai seperti warna kuning, merah, hijau, biru bahkan warna bening.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: